Ambon, MalukuPost.com – Menyongsong Hari Raya Natal 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 01 Januari 2023, Pemerintah Provinsi Maluku dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar murah.
Pembukaan kegiatan berlangsung di halaman kantor Disperindag Maluku, Ambon, Senin (12/12/2022).
Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Maluku Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Denny Lilipory mengatakan, kegiatan Pasar Murah yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Maluku saat ini merupakan kegiatan rutin tahunan dalam menyambut hari-hari besar keagamaan.
“Dalam kondisi Inflasi Nasional, khususnya di Maluku, harga beberapa barang kebutuhan pokok cenderung meningkat akibat kenaikan harga di daerah sentra produksi, seperti telur, bawang, cabe dan lainnya,” ungkapnya.
Menurutnya, adanya kebijakan Pemerintah Pusat menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), berdampak langsung terhadap peningkatan harga komoditi baik di Provinsi Maluku maupun secara Nasional.
Berdasarkan rilis BPS, inflasi Maluku saat ini telah mencapai angka 6,65 persen (YOY) jauh diatas target (3+/-1 persen). Hal ini menjadi perhatian yang serius dan sungguh-sungguh dari Pemerintah Daerah Maluku dan Pemerintah Kabupaten/Kota.
“Menjelang Hari Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, permintaan masyarakat terhadap barang kebutuhan pokok pasti akan meningkat,” ujarnya.
Sehubungan dengan itu, Gubernur meminta kepada seluruh unsur terkait, baik dalam tim pengendalian inflasi daerah Maluku maupun Kabupaten/Kota untuk beberapa hal penting antara lain.
Pertama, segera melakukan langkah-langkah koordinasi dan komunikasi dalam rangka pengendalian inflasi di Provinsi Maluku.
Kedua, kepada OPD pengguna Dana BTT 2 persen, agar bekerja secara tepat melakukan koordinasi dan pendampingan hukum dengan pihak terkait, dalam rangka efektifitas dan efisiensi pemanfaatan anggaran dimaksud, melalui kegiatan Operasi Pasar, Subsidi Transportasi, dan kegiatan lain, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134 beserta petunjuk pelaksanaannya.
Ketiga, kepada Disperindag Provinsi Maluku dan Stakeholder terkait, agar menjaga kelancaran distribusi dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di Maluku, baik untuk kebutuhan umat Kristiani yang akan merayakan Hati Natal, maupun masyarakat secara umum.
Keempat, bersama satgas pangan melakukan pengawasan secara kontinyu dalam rangka mencegah adanya kemungkinan upaya penimbunan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, pada kesempatan ini tak lupa saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah berperan aktif membantu Pemerintah Daerah dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Pasar Murah atau Bazaar Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Ditempat yang sama, Kadis Perindag Provinsi Maluku, Yahya Kota mengaku, Pemerintah Provinsi Maluku mulai melaksanakan operasi pasar murah di 27 lokasi di Pulau Ambon.
“Hari ini yang merupakan pembukaan diawali mulai dari beberapa titik di Kecamatan Nusaniwe mulai dari Desa Amahusu, Latuhalat dan seterusnya,” katanya.
Dijelaskan, program yang merupakan kebijakan Pemerintah Daerah ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 12 hingga 14 Desember 2022.
Adapun, dalam pelaksanaannya tercatat sebanyak 2.700 paket bahan pangan yang diperuntukkan, untuk masyarakat ekonomi lemah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Untuk lebih tepat sasaran maka kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Maluku untuk mendapatkan data calon penerima atau pembeli tersebut yang tergabung dalam masyarakat penerima bantuan PKH, sehingga betul-betul tersalur kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” pungkasnya.
Untuk diketahui, paket yang disediakan itu berupa telur ayam ras satu rak (30 butir), gula pasir dua kilogram, terigu dua kilogram, dan minyak goreng satu liter.
Harga per paket mencapai Rp130 ribu, akan tetapi warga cukup membayar per paket dengan harga Rp.50.000, karena ada subsidi dari pemerintah sebesar Rp80.000 per paket.


