Langgur, MalukuPost.com – Bekerja sama dengan kelompok sadar wisata (pokdarwis) Ohoi (desa) Wisata Ngilngof, Badan Pengelola Destinasi Wisata Pantai Ngurbloat melakukan pelepasan terumbu karang buatan.
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Hanifah Karim (Direktur Standarisasi dan Sertiikasi Usaha Kemenparekraf/Baparekraf) tersebut, dipusatkan di lokasi perairan pantai Ngurbloat Ohoi Ngilngof, Rabu (25/10/2023).
Turut hadir yakni Andreas Resubun (Pejabat Kepala Ohoi Ngilngof), Ronald Tethool (Ketua Badan Pengelola Destinasi Wisata Pantai Ngurbloat sekaligus Ketua Desa Wisata Ngilngof) dan pihak pokdarwis setempat.
Usai kegiatan tersebut, Hanifah mengungkapkan, penanaman terumbu karang dengan teknologi bioreeftek sangat banyak manfaatnya.

Hanifah mengakui, ini merupakan pengalaman pertamanya menanam terumbu karang dengan tenologi sederhana bioreeftek.
“Ini pengalaman saya yang pertama. Saya juga baru tahu kalau terumbu karang itu bisa ditanam.Kemarin pak Ronald Tethool menghubungi saya bahwa ada kegiatan penanaman terumbu karang dengan teknologi bioreeftek,” ungkapnya.
Penanam terumbu karang buatan ini, lanjut hanifah, manfaatnya untuk merangsang pertumbuhannya, serta menghasilkan banyak ikan dalam berbagai ukuran.
“Ini teknologi yang sederhana namun luar biasa, dan nanti terumbu karang ini akan menjadi sport snorkling dan diving yang menarik bagi wisatawan di desa wisata Ngilngof ini,” beber Hanifah.
Kemenparekraf sangat mendukung kegiatan dimaksud, agar nantinya Desa Wisata Ngilngof akan menjadi salah satu destinasi Wisata Bahari (Marine Tourism) yang ada di wilayah Indonesia Timur.
“Di Ngilngof tentu keunikan dan keunggulannya yakni wisata baharinya. Kita sudah lihat pasir terhalus di asia maupun dunia ini. Kami sangat menghargai inisiasi dari pokdarwis disini untuk menanam terumbu karang ini,” pungkasnya.


