Awali 2025, Pemkot Ambon Gelar Upacara Perdana

Ambon, Malukupost.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar upacara perdana di Lapangan Merdeka, Senin (6/1/2025) sebagai penanda dimulainya tahun pelayanan baru. Upacara ini dipimpin langsung oleh Penjabat Wali Kota Ambon, Nicodemus Kaya, dan diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga P3K, serta perwakilan dari 21 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Kaya menekankan pentingnya meningkatkan akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan. Ia secara terbuka mengkritisi masih buruknya laporan keuangan daerah yang menyebabkan Kota Ambon terus mendapat opini disclaimer dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kita harus malu karena sampai saat ini Kota Ambon menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang masih mendapat opini disclaimer,” kata Kaya. “Tahun ini harus menjadi momentum perubahan.”

Ia mengingatkan seluruh OPD agar menyelesaikan laporan keuangan tepat waktu sebagai bagian dari persiapan menghadapi audit BPK yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Januari hingga awal Februari. Dari total 21 OPD, beberapa diketahui belum menyelesaikan pertanggungjawaban anggaran tahun sebelumnya.

Selain isu transparansi keuangan, Wali Kota juga menyinggung keterbatasan fiskal daerah yang berdampak pada pembayaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Kaya menyampaikan permohonan maaf karena tahun ini Pemkot hanya dapat membayar sebagian TPP, akibat keterbatasan anggaran pasca-krisis fiskal tahun lalu.

“Kami berkomitmen untuk tidak menambah utang. Pemulihan fiskal menjadi prioritas agar keuangan daerah lebih stabil ke depan,” ujar Kaya.

Terkait pelaksanaan program kerja tahun 2025, Kaya meminta setiap OPD segera menuntaskan data administrasi termasuk penetapan bendahara kegiatan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga ritme pelaksanaan program agar sesuai dengan rencana awal.

Menutup arahannya, Kaya mengajak seluruh ASN untuk tetap menjaga profesionalisme, loyalitas, dan kinerja tanpa terpengaruh dinamika politik atau pergantian kepemimpinan.

“Tugas kita tetap melayani masyarakat sebaik-baiknya. Mari jadikan tahun 2025 sebagai awal dari perubahan menuju pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” tuturnya.

Selain itu, Pemkot juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk formasi guru dan tenaga teknis yang telah memasuki tahap akhir.

Upacara ini menjadi simbol dimulainya babak baru pelayanan publik di Kota Ambon, dengan harapan terciptanya pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan dipercaya masyarakat.

Pos terkait