Peresmian Gereja Santa Maria De-Fatima Dobo: Simbol Persatuan dan Iman Umat Katolik

Dobo, MalukuPost.com – Suasana penuh khidmat menyelimuti acara peresmian Gereja Katolik Santa Maria De-Fatima Dobo pada Jumat (18/07/2025). Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, secara resmi membuka pintu gereja yang baru selesai dibangun tersebut, didampingi oleh berbagai tokoh penting dari dalam dan luar daerah. Salah satu tamu kehormatan yang hadir adalah Duta Besar Tahta Suci Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Piero Pioppo, yang turut serta dalam peresmian gereja yang menjadi simbol kebanggaan umat Katolik di Kabupaten Kepulauan Aru.

Selain Mgr. Pioppo, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, seperti Gubernur Maluku yang diwakili oleh Kepala Satpol Pamong Praja Provinsi Maluku, Drs. Titus Renwarin, M.Si, serta sejumlah Uskup dari berbagai daerah, termasuk Mgr. Seno Ngutra dari Keuskupan Amboina, Mgr. Petrus Canisius Mandagi Uskup Agung Merauke, dan Mgr. Fransiskus Nipa Uskup Agung Makassar. Tidak ketinggalan, Pangdam XV Pattimura Ambon yang diwakili oleh Dandim 1503 Maluku Tenggara, serta perwakilan dari DPRD Provinsi Maluku dan Kabupaten Kepulauan Aru turut hadir memeriahkan acara bersejarah ini.

Gereja Santa Maria De-Fatima: Simbol Kehidupan Iman dan Persaudaraan

Dalam sambutannya, Bupati Timotius Ka0del menyatakan kebanggaannya atas peresmian gereja yang terletak di pusat kota Dobo tersebut. “Kami merasa terhormat atas kunjungan pastoral yang luar biasa ini, khususnya kehadiran Yang Mulia Duta Besar Tahta Suci Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Piero Pioppo. Kehadiran beliau bersama para Uskup di tengah-tengah kita memberikan makna mendalam bagi seluruh umat Katolik di Kabupaten Kepulauan Aru,” ujar Kaedel dengan penuh haru.

Bupati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Gereja Santa Maria De-Fatima, yang kini berdiri megah sebagai tempat ibadah dan pusat pertumbuhan iman. “Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh umat Katolik dan masyarakat yang telah bersama-sama menyelesaikan pembangunan gereja ini. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan sarana ibadah, baik gereja maupun masjid, sebagai bentuk pelayanan kami di bidang keagamaan,” tambah Bupati Kaedel.

Sinergi Umat Beragama untuk Pembangunan Berkelanjutan

Bupati Kaedel juga menekankan pentingnya peran aktif semua umat beragama, tokoh agama, dan pemimpin gereja dalam membangun sinergi yang positif. “Saya berharap agar umat beragama, pemuka agama, serta tokoh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Aru terus berkolaborasi, berkontribusi dalam pembangunan yang berkelanjutan. Gereja ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi pusat pelayanan, persaudaraan, dan kebersamaan di antara umat beragama,” ungkap Bupati.

Acara peresmian ini juga disertai dengan doa bersama yang dipimpin oleh para Pastor dan Uskup yang hadir, yang memohon agar gereja ini dapat menjadi tempat berkat bagi umat Katolik di Dobo dan sekitarnya. Sebelum acara peresmian dimulai, Ketua Panitia Peresmian, Pastor Tino Ulahayanan Msc, yang juga merupakan Wakil Uskup Kepulauan Aru, menyampaikan laporan singkat mengenai perjalanan panjang pembangunan gereja ini.

Dengan diresmikannya gereja ini, Bupati Kaedel berharap agar umat Katolik dapat lebih semangat dalam menjalankan ibadah dan memperkuat hubungan antar umat beragama di Kabupaten Kepulauan Aru. “Saya berharap gereja ini dapat menjadi tempat yang tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga menjadi tempat untuk meningkatkan kualitas hidup bersama sebagai umat yang saling mendukung dan bekerja sama untuk membangun Kabupaten Kepulauan Aru yang lebih baik,” tutup Bupati.

Pos terkait