Ambon, Malukupost.com – Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena meresmikan penyaluran air bersih ke wilayah yang selama ini sulit dijangkau, sebagai bagian dari Program Unggulan Walikota dan Wakil Walikota Ambon periode 2025–2030.
Peresmian berlangsung di Keiza, Kota Ambon, Sabtu, 20 Desember 2025, bekerja sama dengan Perumda Tirta Yapono.
Hadir dalam acara tersebut Direktur Perumda Tirta Yapono, anggota DPRD, pimpinan OPD, serta masyarakat setempat.
Wattimena menjelaskan program air bersih merupakan bagian dari Program Prioritas Pertama Pemkot Ambon yang bertujuan memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan dasar. “Janji kami kepada masyarakat menjadi komitmen pemerintah kota. Salah satunya memastikan warga yang selama ini belum terakses air bersih, perlahan bisa menikmatinya,” ujarnya.
Menurutnya, hingga saat ini, enam titik akses air bersih telah dibuka sementara pengerjaan masih berlangsung di wilayah Amori. Pemkot juga menargetkan sekitar 2.000 kepala keluarga mendapatkan akses air bersih hingga akhir tahun 2025.
“Pengelolaan layanan dilakukan oleh Perumda Tirta Yapono dengan sistem meteran, sehingga pembayaran disesuaikan dengan pemakaian. Pemerintah juga menyediakan skema keringanan biaya pemasangan, termasuk cicilan bagi warga kurang mampu,” ujar Wattimena.
Menurutnya, pengelolaan melalui PDAM diharapkan dapat mencegah konflik antarwarga yang kerap muncul akibat pengelolaan swadaya. Meski tantangan utama terletak pada ketersediaan sumber air dan biaya distribusi di wilayah perbukitan dan pegunungan, Pemkot Ambon berkomitmen melanjutkan perluasan jaringan, termasuk ke Benteng dan kawasan lain, serta membuka peluang kerja sama dengan investor.
Sementara itu, Ketua RW 007 Kampung Siwang, Joni Siahainenia, menyampaikan rasa terima kasih karena warganya akhirnya bisa menikmati air bersih setelah lebih dari 20 tahun. “Terima kasih atas perhatian pemerintah. Air ini sangat bermanfaat untuk warga kami,” katanya.


