Jakarta, MalukuPost.com – Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Tempo Media Group, menyerahkan apresiasi kepada 57 pemerintah daerah berkinerja terbaik se-Indonesia tahun 2025.
Penghargaan ini diserahkan secara langsung di Jakarta pada Senin (1/12/2025).
Apresiasi ini diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berada di garis depan dalam merancang dan menjalankan kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Total terdapat 19 Pemerintah Provinsi, 19 Pemerintah Kabupaten, dan 19 Pemerintah Kota yang ditetapkan sebagai penerima apresiasi berdasarkan keputusan tanggal 19 November 2025.
Salah satu penerima yang menonjol adalah Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat, yang menerima penghargaan spesifik dalam kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Kota.
Kota Tual berhasil membuktikan efektivitas kebijakannya dengan mengendalikan inflasi pada angka 4,16% (Year on Year) per Oktober 2025. Angka ini berada tepat di dalam rentang target sasaran nasional, yaitu 3-5%.
Lebih membanggakan, Kota Tual tercatat sebagai daerah dengan deviasi inflasi terendah, yakni sebesar 1,021.
Pencapaian ini menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Penilaian apresiasi kinerja pemerintah daerah dibagi menjadi dua kategori besar:
- Kinerja Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Bobot 70% dari Kemendagri & 30% dari Kemengterian/Lembaga lainnya).
Kategori ini menilai aspek fundamental tata kelola pemerintahan. Indeks yang dinilai meliputi inovasi daerah, pengelolaan keuangan, pencapaian standar pelayanan minimal, hingga indeks integritas dari KPK, daya saing dari BRIN, dan pelayanan publik dari KemenPANRB. - Kinerja Akselerasi Pelaksanaan Program Strategis Nasional. Kategori ini fokus pada dampak nyata program daerah terhadap masyarakat, yang mencakup tujuh sektor prioritas (Penanggulangan Kemiskinan, Pengendalian Inflasi, Perbaikan Akses Layanan Pendidikan & Kesehatan, Penyerapan Tenaga Kerja, Pertumbuhan Ekonomi, Penurunan Ketimpangan Kesejahteraan).
Data dari berbagai indeks tersebut kemudian digabungkan menjadi indeks komposit, dikurasi, dan dibahas oleh dewan juri untuk menentukan pemenang.
Kegiatan apresiasi ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk mendorong terwujudnya pemerintahan daerah yang lebih baik, partisipatif, dan inovatif, serta memastikan pembangunan yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Wali Kota Renuat berharap, semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih baik, memberikan pelayanan yang berkualitas, dan membawa daerah menuju kemajuan yang lebih gemilang.


