Ambon, Maluku Post.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengajak gereja untuk menyelaraskan program pelayanan dengan prioritas pembangunan Kota Ambon.
Hal itu diungkapkan saat menghadiri Pembukaan Persidangan ke-44 Jemaat GPM Silo di Jalan AM Sangaji, Minggu (09/02).
Di kesempatan ini, Bodewin mengatakan keterlibatan pemerintah dalam persidangan gerejawi penting untuk membangun konsep bersama dalam menyejahterakan warga kota yang juga merupakan umat gereja.
“Tujuannya satu, bagaimana memajukan warga Ambon di tengah berbagai tantangan pembangunan tahun ini,” ujarnya.
Bodewin kemudian menyebut beberapa isu strategis yang dapat dibahas dalam persidangan, yaitu tentang ketahanan pangan, lingkungan hidup, kamtibmas dan investasi, kemudian evaluasi internal.
Wali Kota juga mengingat masalah konten digital dan etika sosial. Ia memberikan perhatian pada perilaku menyimpang yang kerap dipublikasikan secara vulgar di media sosial.
“Pemerintah lewat Dinas Kominfo sudah memberikan imbauan. Kita harus menjunjung tinggi nilai etika, adat istiadat, dan budaya Maluku. Jika ada hal yang ingin dipublikasikan, jangan dibuat vulgar. Mari menjadi contoh yang baik, bukan contoh yang buruk,” katanya.
Terkait pelanggaran hukum atau perilaku menyimpang yang viral, ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat keamanan sesuai kewenangan mereka. Ia berharap warga Ambon lebih bijak dan beretika dalam berinteraksi, baik secara langsung maupun di dunia maya.
Wali Kota berharap Persidangan ke-44 Jemaat GPM Silo dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang mampu menjawab pergumulan umat sekaligus mendukung transformasi Kota Ambon ke arah lebih baik.


