Pattimura Fest 2026 Digelar di Ambon, Pemkot Dorong Gerakan Kota Bersih dan Wisata Event

AMBON, Maluku Post – Pemerintah Kota Ambon menggelar Pattimura Fest 2026 di Jalan Pattimura, Jumat (16/5/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Pattimura ke-209 sekaligus pencanangan Hari Ulang Tahun ke-451 Kota Ambon.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengajak masyarakat menjadikan semangat Kapitan Pattimura sebagai dorongan menghadapi tantangan masa kini. Ia menyebut generasi sekarang sebagai “Pattimura muda” yang berperan melawan berbagai persoalan sosial.

“Pattimura-Pattimura tua boleh dihancurkan, tapi Pattimura muda akan bangkit. Kitalah Pattimura muda hari ini. Kita melawan kemiskinan, kebodohan, pengangguran, dan masalah sosial lainnya,” ujarnya.

Pada momentum pencanangan HUT ke-451 Kota Ambon, pemerintah menetapkan tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju”. Tema ini menjadi bagian dukungan terhadap Gerakan Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Wattimena juga mengaitkan kegiatan ini dengan penguatan sektor pariwisata melalui agenda internasional Sail East Indonesia (SEA Indonesia). Sebanyak 21 kapal layar dari 7 negara dijadwalkan tiba di Ambon pada 28–31 Juli 2026.

“Kondisi ini membuka peluang besar untuk memperkuat Ambon sebagai Kota Musik Dunia sekaligus destinasi wisata berbasis event,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan anggaran, ia berharap seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan terukur dan memberi dampak langsung bagi masyarakat. Pemerintah juga meluncurkan Gerakan Tambahan: Kota Ambon Bersih, Asri, Hijau, dan Nyaman yang melibatkan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan.

“Ambon bersih harus menjadi budaya hidup. Jika Ambon bersih, kita berkontribusi untuk Maluku sehat dan Indonesia maju,” katanya.

Ketua Panitia HUT Kota Ambon, Christian Tukloy, melaporkan rangkaian kegiatan turut mendorong ekonomi lokal melalui penyediaan 500 booth bazar untuk pelaku UMKM.

Sejumlah agenda telah disiapkan, mulai dari pembersihan pantai dan sungai, lomba kebersihan desa dan kelurahan, penanaman 10.000 anakan pohon gadihu dan 5.000 tanaman produktif, hingga karnaval budaya, Ambon Night Festival, lomba musik tradisional, paduan suara, vokal grup, Ambonia Color Fun Walk, serta doa bersama untuk Kota Ambon.

Pos terkait