AMBON, Maluku Post – Pemerintah Kota Ambon mendukung pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Agen Pendamping Digitalisasi Bantuan Sosial yang digelar di Ruang Rapat Vlissingen Balai Kota Ambon, Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem penyaluran bantuan sosial melalui pemanfaatan Digital Public Infrastructure (DPI) dan Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Analis Kebijakan Pertama Kementerian PANRB, Nabila Hanum, menjelaskan digitalisasi bantuan sosial dirancang untuk mengurangi ketidaktepatan sasaran penerima bantuan yang masih terjadi dalam penyaluran program sosial.
“Awalnya karena ada ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial. Dari anggaran yang ada, hampir 50 persen tidak sampai kepada yang membutuhkan. Pemerintah kemudian mengembangkan DPI melalui Portal Perlinsos untuk meningkatkan ketepatan sasaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan Bimtek diberikan kepada agen pendamping yang akan membantu masyarakat dalam proses pendaftaran melalui Portal Perlinsos sebelum registrasi dimulai di 42 kabupaten/kota.
“Bimtek ini untuk membekali agen pendamping agar siap membantu masyarakat saat registrasi dimulai,” katanya.
Kota Ambon melibatkan berbagai unsur pendamping dalam kegiatan tersebut, mulai dari ASN Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Damkar, Satpol PP, pendamping PKH, Dinas Sosial, hingga tokoh agama.
“Banyak lini yang terlibat dalam pendamping. Ini menunjukkan kerja sama yang baik di daerah,” ujarnya.
Bimtek berlangsung selama dua hari dengan empat sesi pelatihan, masing-masing sesi pagi dan siang. Program ini diharapkan mempermudah masyarakat dalam proses pendaftaran bantuan sosial berbasis digital.
Program digitalisasi bantuan sosial merupakan bagian dari Kementerian Sosial yang dijalankan secara kolaboratif lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian PANRB, Kemendagri, Bappenas, Komdigi, serta sejumlah institusi penyedia data seperti PLN, BPJS Ketenagakerjaan, ATR/BPN, Polri, dan BKN.


