Nyong Ambon Terpilih Ikut TC di Manchester United Soccer School

Ambon, Maluku Post.com – Setelah proses pencarian yang cukup panjang dari Aceh sampai Papua dan melibatkan 512 tim dengan total peserta 8.192 pemain berusia 16-17 tahun, CLEAR Ayo! Indonesia Bisa Academy mendapatkan 11 pemain terbaik yang akan mengikuti training camp di Manchester United Soccer School di Inggris akhir Mei ini.

Di antara ke-11 pemain yang terpilih itu terdapat satu pemain berdarah Maluku, Habel Kevin Siegers. Dia mewakili Semarang, Jawa Tengah, dalam ajang seleksi tersebut.

”Butuh sebuah proses yang ketat untuk menentukan 11 pemain muda terbaik di ajang CLEAR Ayo! Indonesia Bisa Academy 2015 ini. Dengan perjuangan dan kegigihan yang telah mereka buktikan, CLEAR melihat besarnya harapan anak Indonesia terhadap dunia sepakbola Tanah Air yang harus terus kita dukung,” kata Johan Lie, Senior Brand Manager CLEAR.

11 pemain terpilih dari CLEAR Ayo! Indonesia Bisa Academy 2015 terdiri dari; Rafliandi Ilham Santoso, 16 tahun (Jakarta), Aldi Gunawan, 17 tahun (Tangerang Selatan), Erwin Prasetyo, 18 tahun (Malang), Agung Wisnu Mukti, 18 tahun (Magelang), Delvin Toplo, 17 tahun (Papua), Septian Satria Bagaskara, 18 tahun (Kediri), Zulhelmi, 18 tahun (Aceh), Moh Noval Bahzurie, 18 tahun (Bekasi), Habel Kevin Siegers, 17 tahun (Semarang), Fadel Ali, 16 tahun (Jakarta), dan Muchamad Wildan Ramdhani Nugraha, 17 tahun (Bandung).

Kegigihan dan semangat juang yang tinggi untuk menjadi pemain bola profesional di masa depan serta membanggakan nama Indonesia di kancah Internasional menjadi motivasi terbesar dari para pemain dalam mengikuti ajang CLEAR Ayo! Indonesia Bisa Academy 2015.

 “Tidak peduli lawan lebih besar atau lebih hebat namun saya selalu mengikuti turnamen sepakbola di Papua termasuk CLEAR Ayo Indonesia Bisa Academy ini, yang penting dihadapi dulu saja.”ungkap Delvin Toplo, pemenang asal Papua.

Melalui bekal yang akan didapat dari training camp di Old Trafford nanti, Delvin berharap kedepannya dapat membela timnas Indonesia U-19 dan bisa membiayai uang sekolahnya sendiri dari hasil bermain bola.

“Bangga rasanya menjadi satu-satunya pemain terpilih dari Papua. Biasanya hanya main di pinggir pantai, sekarang bisa main di Old Trafford,” tambahnya.

Selain itu M. Wildan peserta dari Bandung juga turut mengungkapkan motivasinya.

”Kesempatan ini sekaligus mewujudkan dua mimpi terbesar saya yaitu mendapatkan pengalaman dan pelatihan untuk menjadi pemain bola profesional juga berlatih di Manchester United Soccer School yang merupakan klub favorit saya. Hal ini menjadi motivasi terbesar saya berjuang di tengah panas dan hujan demi berangkat ke Old Trafford,” imbuhnya.

Terpilihnya bakat-bakat muda terbaik Indonesia juga tak luput dari peran serta talent scout lokal yang turut menyaksikan, menilai, dan memilih langsung kualitas para pemain.

Kurniawan Dwi Yulianto, salah satu talent scout lokal yang turut menjadi perjalanan pencarian pemain muda berbakat ini menjelaskan, setelah mengadakan seleksi di berbagai kota, formasi 11 pemain terpilih ini merupakan yang terbaik setelah melihat beberapa elemen yaitu teknik, fisik, mental, kepercayaan diri serta kemauan untuk belajar.

“Kalau soal bakat, Indonesia ini sangat potensial terutama di level usia muda tetapi kadang tidak terpantau. Intinya, setiap bibit harus dipupuk dan dipoles dengan wawasan salah satunya dengan training camp yang akan mereka ikuti ini.”pungkasnya.

Dijelaskannya, rencananya para 11 pemain ini akan diterbangkan ke Manchester akhir Mei. Selama satu minggu, mereka mengikuti rangkaian kegiatan serta pelatihan di Manchester United Soccer School. Berbagai pelatihan yang akan diberikan bertumpu pada empat titik penting yaitu; teknik, taktik, fisik, dan mental yang disertai dengan practical session seperti “Dominate 1 vs.1”, “Combine to Attack”, “Win the Battle”, dan “Explosive Play”.

”Ini merupakan kesempatan berharga bagi mereka untuk belajar dari yang terbaik dan menjadikan pemain yang sudah berprestasi menjadi lebih bagus dan berkembang lagi. Selain training camp, mereka juga akan bertanding dengan tim dari Manchester United Academy untuk melatih mental mereka guna menjadi pemain sepakbola profesional di masa depan,” lanjut Johan.

Melalui ajang Ayo! Indonesia Bisa Academy 2015, CLEAR berharap dapat membukakan jalan para 11 pemain untuk memulai karir di bidang sepakbola serta membuktikan keseriusannya dalam memberikan kontribusi positif bagi sepakbola Indonesia.

Tahun ini merupakan tahun keempat gerakan Ayo! Indonesia Bisa yang digagas oleh CLEAR, setelah di tahun pertama  2012 mendukung Tim Merah Putih Indonesia dalam ajang SEA Games XXVI dan mendapat dukungan sebanyak 15 juta. Di tahun 2013, CLEAR Ayo! Indonesia Bisa mendatangkan tim pelatih Manchester United Soccer School dan mendapat dukungan hingga 26 juta. Dilanjutkan dengan tahun 2014, CLEAR Ayo! Indonesia Bisa mendukung Timnas U-19 untuk berlaga dalam Piala AFC U-19 dan sukses meraih 44 juta suara.

Untuk mengikuti perjalanan 11 pemain selama di Manchester, masyarakat Indonesia dapat mengakses website resmi www.ayoindonesiabisa.com.”Indonesia harus bangga punya 11 pemain berbakat ini, mari satukan dukungan bagi perjuangan mereka demi masa depan sepakbola Tanah Air. Ayo Indonesia Bisa!,” tutup Johan.(net/09)

Pos terkait