Pemulung Tewas Usai “Enakkan” Bersama PSK

Ambon, Maluku Post.com – Emang (57), warga Kota Ambon yang bekerja sebagai pemulung di sekitar daerah BTN Kanawa, ditemukan tewas seusai “enakkan” bersama Pekerja Seks Komersial (PSK) yang diketahui bernama Rasmini alias Laras (40), di lokalisasi Wisma Rejeki, Tanjung Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Senin (6/6).

Kejadian ini berawal ketika korban menelpon sang PSK untuk bertemu. Saat bertemu, korban memberikan uang sebesar Rp. 350 ribu sebagai bayarannya.

Setelah menerima uang, Rasmini alias Laras yang ada saksi, aksi langsung melakukan “tugasnya” melayani dan memuaskan nafsu korban selama kurang lebih 10 menit.

Setelah puas “enakkan”, korban yang hendak mengenakan tiba-tiba terjatuh ke lantai disertai dengan kejang-kejang. Saat itu juga korban langsung menghembuskan nafas terakhir.

Saksi langsung memanggil teman-temannya dan juga bos pemilik Wisma Rejeki. Mereka kemudian melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.

“Korban lantas dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk diidentifikasi. Selanjutnya kita lakukan olah TKP,” kata Kasat Reskrim Polres Ambon, Iptu Izack Salamor, di Ambon, kemarin.

Hingga kini motif kematian korban masih diselidiki beserta dengan identitas asli korban. Pasalnya, belum diketahui identitas korban yang jelas, sehingga jenazah korban masih disemayamkan di RS. Bhayangkara, Tantui, Ambon.

Menurut Salamor, sampai saat ini polisi telah memeriksa empat orang saksi, termasuk Pemilik Wisma Rejeki.

“Kita masih selidiki dan kita minta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi terkait identitas korban,” kata Salamor. (MP-12)

Pos terkait