UKIM Buka Prodi Hukum, Terima Maru 100 Orang

Pendaftaran Maru Hingga 15 Juni Mendatang

MalukuPost.com, Ambon – Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) membuka program studi (Prodi) baru, yakni Prodi Hukum. Penerimaan mahasiswa baru (Maru) gelombang pertama akan dibuka pada 18 Mei 2020 sampai 15 Juni 2020 mendatang.

Rektor Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Dr. Jafet Damamain menyatakan prodi hukum akan menerima kuota penerimaan mahasiswa baru sebanyak 100 mahasiswa yang akan dibagi dalam dua (2) shift yaitu kelas reguler shift pagi dan reguler sore.

“Masing-masing kelas akan diisi oleh 50 orang mahasiswa, nantinya untuk kelas reguler pagi akan dilaksanakan dari jam 08.00 WIT sampai jam 15.00 WIT, sementara untuk reguler sore dimulai dari jam 16.00 WIT sampai jam 20.00 WIT,” ungkapnya di Ambon, Jumat (15/5).

Dijelaskan Damamain, untuk reguler sore dibuka khusus untuk bagi sudah bekerja tetapi mempunyai keinginan untuk mengambil gelar sarjana hukum, yaitu untuk bagi mereka yang bekerja antara lain anggota TNI/Polri, ASN, pegawai swasta dan ibu rumah tangga.

“Kelas reguler sore ini bukan untuk kelas Extension tetapi kelas reguler, karena waktu belajar disesuaikan dengan jam kerja serta perkuliahan dilakukan full jam belajar,”katanya.

“Selain itu, prodi hukum ini benar-benar bermutu, maka untuk itu pihak UKIM telah mempersiapkan delapan (8) tenaga dosen yaitu 2 orang bergelar doktor dan 6 orang bergelar magister,” katanya lagi.

Penerimaan mahasiswa baru akan dilakukan secara online dan akan disediakan kontak pegawai yang akan membantu calon mahasiswa melakukan pendaftaran secara online.

Pelaksanaan seleksi penerimaan mahasiswa baru akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juni 2020 mendatang, kali ini pelaksanaan tidak dilaksanakan secara tes tertulis seperti tahun lalu.

Menurut Damamain, wabah corona yang melanda dunia saat membuat pihaknya harus melakukan seleksi kelas reguler pagi dengan menggunakan nilai raport semester pertama calon mahasiswa sampai semester lima.

“Bagi calon mahasiswa reguler sore yang diseleksi nantinya adalah potensi akademik yang dimiliki calon mahasiswa, dan pengumuman tes seleksi akan diumumkan pada 26 Juni 2020 mendatang,” ujarnya.

Damamain berharap semoga pandemi covid-19 cepat berlalu, agar para mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan seperti biasa. Apabila wabah pandemi ini masih berlanjut sampai bulan Agustus maka kuliah akan berjalan secara online.

“Kami akan rapat dan membentuk tim untuk mempersiapkan tutorial pelaksanaan kuliah online, sehingga gelombang pertama yang telah lulus mereka akan kuliah secara online,”bebernya.

Damamain menghimbau mahasiswa agar menjadi agen untuk mendorong masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan Pemerintah.

“Mahasiswa harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan bisa mendorong masyarakat agar bisa mematuhi aturan pemerintah dan protokol kesehatan,”imbaunya.

Pos terkait