Marasabessy: Pembangunan Jembatan Nalbesy Butuhkan Biaya Cukup Besar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), Muhammad Marasabessy
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), Muhammad Marasabessy

Dinas PUPR Maluku Akan Surati Kemen-PUPR

Ambon, MalukuPost.com – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku, memberikan perhatian serius untuk pembangunan jembatan Nalbesi, menghubungkan Namrole-Leksula, Kabupaten Buru Selatan.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), Muhammad Marasabessy, dari hasil tinjauan tim dilapangan, pembangunan jembatan Nalbesy membutuhkan biaya cukup banyak.

“Karena membutuhkan biaya cukup besar maka kita akan menyurati Kementerian PUPR,”ujar Marasabessy saat dikonfirmasi, minggu (06/09).

Namun sebelumnya, dirinya akan berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku & Maluku Utara.

“Kita akan berkoordinasi dengan BPJN, namun tetap hal itu menjadi kewenangan kita,”ucapnya.

Sambil menunggu hal tersebut, kata Mantan Kepala BWS Maluku itu, akan dibangun jembatan sementara, sambil menunggu pembangunan jembatan permanen.

Menurutnya, yang dibutuhkan saati ini RC atau Ridines Critetia, seperti Master pland, desain, kemudian kesiapan lahan.

“Sebenarnya cukup banyak, siapa saja bisa bangun, misalnya dibangun oleh Balai siap, yang penting sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan,”ujarnya.

Dirinya menargetkan pembangunan Nalbesy akan mulai dibangun tahun ini atau di 2021.

“Jadi bukan hanya pembangunan Nalbesi saja, tetap beberapa jembatan lainnya, seperti di SBB, bahkan ada yang memiliki jembatan 600 meter yang membutuhkan biaya 200 miliar, itupun kita lagi program, mudah-mudahan ditangani,”tandasnya.

Pos terkait