Gubernur Salurkan Bantuan 2.399 Ton Beras Untuk 119.990 Keluarga di Maluku

Ambon, MalukuPost.com – Pemerintah Provinsi Maluku bekerja sama dengan Perum Bulog Divre Maluku dan Maluku Utara resmi menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras kepada 119.990 keluarga penerima manfaat (KPM) untuk alokasi bulan Juni dan Juli 2025.

Penyaluran bantuan secara simbolis digelar di halaman Kantor Gubernur Maluku, Jumat (18/7/2025), dilakukan langsung oleh Gubernur, Hendrik Lewerissa. Hadir dalam acara tersebut perwakilan Bank Indonesia, BPS Provinsi Maluku, jajaran OPD, serta Kepala Bulog Divre Maluku dan Maluku Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik menyampaikan, program ini merupakan implementasi dari hasil rapat terbatas Presiden Joko Widodo bersama Badan Pangan Nasional terkait penguatan perlindungan sosial di sektor pangan.

“Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan, khususnya bagi masyarakat yang rentan secara ekonomi,” ujar Gubernur Hendrik.

Program ini, menurutnya merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah. Dalam regulasi tersebut, penyaluran cadangan pangan dilakukan sebagai respon terhadap kemiskinan, kerawanan pangan, fluktuasi harga, serta perlindungan terhadap produsen dan konsumen.

119.990 penerima bantuan, tersebar di Ambon 10.452 KK, Buru: 10.993 KK, Buru Selatan: 5.188 KK, Maluku Tengah 29.826 KK, Seram Bagian Barat: 15.801 KK, Seram Bagian Timur: 8.604 KK, Tual: 4.843 KK, Maluku Tenggara: 9.922 KK, Maluku Barat Daya: 6.925 KK, Kepulauan Tanimbar: 10.076 KK, Kepulauan Aru: 7.360 KK

Masing-masing KPM, jelas Gubernur menerima 10 kg beras per bulan, selama dua bulan. Ia menekankan bahwa program ini bukan hanya soal pangan, tetapi bagian dari perjuangan menurunkan angka kemiskinan ekstrem dan menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

“Bantuan ini adalah wujud tanggung jawab moral dan sosial kita. Saya minta seluruh jajaran terkait, termasuk Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan, memastikan penyaluran tepat waktu dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Pos terkait