Ambon, Malukupost.com – Pemerintah Kota Ambon terus mempercepat transformasi digital, khususnya dalam sistem pembayaran di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.
Kegiatan yang digelar di Ballroom MCM, Jumat (15/8), Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan komitmennya untuk mendorong penggunaan sistem pembayaran digital, termasuk Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
“Ke depan, saya berharap tidak ada lagi transaksi manual, khususnya yang berkaitan dengan pemerintah kota. Semua harus berbasis digital,” ujar Wali Kota Wattimena seusai acara.
Menurutnya, sistem pembayaran digital tidak hanya praktis, tetapi juga lebih aman, mengurangi risiko kriminalitas seperti pencopetan atau penjambretan akibat membawa uang tunai.
Menurutnya, pelaku usaha dan masyarakat akan diuntungkan karena transaksi menjadi lebih mudah dan efisien. “Cukup dengan ponsel, semua bisa dilakukan tanpa harus membawa uang tunai,” katanya.
Langkah ini sejalan dengan visi Ambon sebagai smart city, memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kenyamanan pelayanan publik. Wali kota mengimbau seluruh perangkat daerah agar mulai beralih ke sistem pembayaran digital, meski menyadari kesiapan belum merata.
Kalau mau, saya bisa buatkan versi ringkas 4 paragraf ala berita cepat baca Tempo.com, supaya lebih mudah dibaca di portal online dan ponsel. Apakah mau saya buatkan?


