5 Tahun Porlasi Maluku Tanpa Dana Pembinaan

Ambon, Maluku Post.com – Sejauh ini Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Maluku, Arie Sahetapy, tidak ingin menanggapi pemberitaan-pemberitaan miring menyangkut ketidakjelasan komitmen pihaknya menciptakan prestasi cabang olahraga air ini di kancah nasional.

Namun, perlahan-lahan Arie akhirnya buka suara tentang carut marut pembinaan olahraga Maluku yang juga menerpa manajemen Porlasi Maluku selama lebih dari satu dasawarsa terakhir. 

“Sebenarnya saya tak ingin tanggapi berita-berita di Koran, karena prinsipnya para narasumber tak tahu kondisi sebenarnya di Porlasi Maluku. Jujur selama 5 tahun Porlasi tidak diberi dana pembinaan dari KONI Maluku sehingga sulit bagi saya dan teman-teman pengurus lain untuk membina atlet-atlet pemula,” kilahnya ketika dikonfirmasi Maluku Post via ponselnya, Jumat (22/5).

Arie mengakui aset Porlasi Maluku masih tersimpan rapi di kesatrian Pangkalan Utama TNI-AL (Lantamal) IX Ambon di Halong, Kecamatan Baguala. Hanya saja sulit bagi pihaknya untuk menggunakan perahu-perahu layar tersebut karena tak ada dana perawatan yang dikucurkan manajemen KONI Maluku.

“Bisa saja kita rawat perahu-perahu itu, tetapi darimana biaya perawatannya. Biaya perawatan perahu saja susah, bagaimana mau kasih latihan atlet,” sindirnya.

Arie berujar dengan komitmen teguh, meski dengan anggaran yang dikumpulkan swadaya, pihaknya mampu mengirimkan atlet-atlet berlaga di kualifikasi PON hingga PON.

“Orang di luar itu seenaknya bicara, tetapi mereka tidak tahu ke dalam tentang apa yang selama ini Porlasi Maluku rasakan. Memang sakit, tapi inilah saya, apa adanya, yang penting olahraga Maluku maju,” pungkasnya memelas. (09)

Pos terkait