Pesta Reggae Di Les Moluccans: Rio Efruan-Dalenz Suguhi 18 Tembang

  • Whatsapp
Rio Efruan dan Dalenz Utra beraksi pentas Pesta Reggae Les Moluccans Ambon
Rio Efruan dan Dalenz Utra beraksi pentas Pesta Reggae Les Moluccans Ambon, Jumat (31/1). (foto rudi fofid)

Ambon, Malukupost.com – Selama dua jam lebih, penyanyi reggae Rio Efruan dan Dalenz Utra menghibur penonton di Les Moluccans Ambon, Jumat (31/1) hingga Sabtu (1/2) dini hari. Sebanyak 18 lagu dilantunkan dalam pentas bertajuk Pesta Reggae tersebut.

Pesta Reggae mengalir dalam irama musik yang dicabik home band Molucca Jam. Rony Kiriweno berada di posisi keyboard, Rido Kainama meniup saxofon dan juga bergantian menabuh jimbe, sedangkan Dalens selain menjadi vokalis bersama Rio, dia juga memegang gitar.

Meskipun Rio dan Dalenz mempunyai seabrek karya lagu, namun pada Pesta Reggae malam ini, keduanya lebih mengutamakan lagu-lagu barat, Indonesia, dan beberapa lagu Maluku.

Rio dan Dalenz mengawali penampilan mereka dengan lagu “Hitam Putih”. Dalam balutan musik reggae, lagu milik Cozy Republic itu mampu menghentak.

Setelah lagu pembuka, keduanya lantas berturut-turut menyajikan Just and Illusion, Bebas Merdeka, To Love Somebody, River of Babylon,
dan Three Little Bird. Setelah itu ada lagu One Day dan Anak Pantai.

Vokalis D’Embalz Nugie Ricardo yang berperan sebagai MC sepanjang Pesta Reggae, tiba-tiba hadir di panggung berkolaborasi dengan Rio dan Dalenz melantunkan Welcome to My Paradise.

Sesi pertama Pesta Reggae ditutup setelah Rio dan Dalenz mempersembahkan lagu Bebas milik Iwa K dan Redemption Song kepunyaan Bob Marley. Jeda antar sesi diisi serangkaian lagu oleh penyanyi senior Faroka Frans.

Meskipun hanya sebagai selingan, Faroka Frans juga mendapat sambutan meriah para penonton. Ia melantunkan lagu-lagu lama yang akrab di telinga sebagian besar penonton.

Sesi kedua dibuka dengan lagu Syaloom Assalamualaikum karya Rio Efruan. Rio melantunkan lagunya yang fenomenal tersebut atas permintaan penonton. Penonton bergoyang paling heboh di sini.

Setelah Don’t Let Me Down, Rio dan Dalenz mengejutkan penonton dengan lagi Lembe-Lembe yang sangat Maluku. Dari sana, Rio dan Dalenz membawa penonton mengingatkan sosok penyanyi tenar yang telah pergi Robby Lailossa. Tania, lagu yang turut dilantunkan penonton.

Rio dan Dalenz ternyata menyimpan No, Women No Cry sebagai lagu pamungkas. Para penonton, kebanyakan dari kalangan orang tua dan sejumlah turis asing, dan sejumlah kaum muda, menyambut lagu popular ini dengan respon meriah.

Rio Efruan pada awal konser menyampaikan rasa hormat kepada Les Moluccans yang menyiapkan konser ini. Dia berharap, konser musik reggae dapat mendorong sebanyak mungkin anak muda Maluku terjun ke dunia reggae.

Manajer Les Moluccans Robby Sounawe kepada Media Online Maluku Post mengatakan, dirinya dan manajemen Les Moluccans berharap, semua aktivitas musik di Les Moluccan dapat membantu para musisi sehingga musisi juga punya ruang kreasi. (Rudi Fofid/Malukupost.com)

Pos terkait