5.000 Bendera, 1 Semangat: Kisah MP Menyalakan Merah Putih di Bumi Pusaka Sambut 80 Tahun Kemerdekaan

Ambon, MalukuPost.com- Di tengah denyut lalu lintas, ribuan bendera merah putih berkibar di tangan para kader Partai Gerindra, organisasi sayapnya, hingga relawan dari Brigif 708 Lawamena. Mereka datang bukan sekadar membawa kain berwarna merah dan putih, melainkan simbol harga diri bangsa yang siap mereka sebarkan dari ujung jalan hingga pelosok hati warga.

Di bawah koordinasi DPD Gerindra Maluku dan DPC Gerindra Kota Ambon, kekuatan partai dan sayapnya bersatu. PD Satuan Tugas Indonesia Raya (SATRIA) Maluku, PD Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Maluku dan TIDAR Ambon, bahu-membahu dengan relawan, menyebar ke titik-titik strategis kota: dari lampu merah A.Y Patty, Gong Perdamaian, depan Polsek Sirimau, hingga simpang empat BPDM dan BI, Selasa (12/8/2025).

Wakil Ketua DPD Gerindra Maluku sekaligus Ketua PD SATRIA Maluku, Maichel Papilaya (MP) memimpin langsung aksi ini, ditemani Ketua PD TIDAR Maluku Gemelita Pattiradjawane dan Ketua DPC Gerindra Kota Ambon Johny Wattimena. Tak pandang bulu, mereka membagikan bendera kepada pengendara roda dua, roda tiga, sopir angkot, ASN, pengojek, penyapu jalan, pelaku usaha, anggota TNI-POLRI, hingga pejalan kaki yang melintas.

Total 5.000 bendera dibagikan, semua mengacu pada instruksi DPP Gerindra nomor 08-0175/A/DPP GERINDRA/2025 yang ditandatangani langsung Ketua Umum Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto, bersama Sekjen Sugiono. Pesannya jelas: kibarkan merah putih sebanyak mungkin, beli dari pedagang lokal, dan gerakkan kembali denyut UMKM.

“Instruksi tersebut sifatnya wajib kami jalankan. Dan hari ini, kami ‘gabung jurus’ untuk membagi bendera kepada masyarakat menjelang 80 tahun kemerdekaan Indonesia,” ujar Papilaya.

Lebih dari sekadar patuh pada pusat, aksi ini juga menjadi pengejawantahan arahan Ketua DPD Gerindra Maluku yang juga Gubernur, Hendrik Lewerissa: hadir di tengah masyarakat, menghidupkan kembali semangat nasionalisme.

“Merah Putih adalah lambang kebesaran kita. Semangat yang digaungkan Presiden dan Gubernur wajib kami teruskan kepada rakyat Maluku,” tutup Papilaya, sementara di sekitarnya bendera-bendera kecil itu mulai berkibar di spion motor, di genggaman anak-anak, dan di dada setiap orang yang menerimanya.

Di hari itu, di jalanan Ambon, merah putih tak hanya berkibar di tiang. ia bergerak, menyala di hati ribuan jiwa.

Pos terkait