Ambon, Maluku Post.com – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon memperingatkan para nakhoda kapal yang sedang berlayar akan adanya cuaca buruk dan gelombang tinggi di sejumlah perairan di Maluku agar dapat terhindar dan tidak mengambil resiko dalam keadaan cuaca buruk.
Berdasarkan surat dari KSOP Ambon yang copy-annya juga diterima media ini, dengan nomor UM.003/12/II/KSOP.ABN-15 tertanggal 26 Mei yang ditandatangani oleh Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Johan F Siahaya yang ditujukan kepada perusahaan pelayaran serta nakhoda kapal, dijelaskan bahwa peringatan akan adanya cuaca buruk ini mulai berlaku sejak tanggal 25 Mei pukul 21.00 wit hingga tanggal 27 Mei pukul 21.00 wit.
Informasi cuaca pelayaran dari KSOP Ambon dikeluarkan berdasarkan telegram dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon, tanggal 25 Mei perihal peringatan dini (Early Warning) Gelombang Tinggi.
Prakiraan cuaca buruk tersebut akan adanya gelombang tinggi pada sejumlah perairan seperti di Laut Banda, Laut Kei dan Laut Aru diperkirakan tinggi gelombang antara tiga hingga empat meter. Sementara pada Laut Aru Bagian Selatan, Perairan Maluku Tenggara Barat (MTB), Perairan Maluku Barat Daya (MBD), perairan Tanimbar dan Laut Arafura diperkirakan tinggi gelombang antara empat hingga lima meter.
Dengan adanya peringatan akan cuaca buruk, maka KSOP Ambon berharap agar pimpinan perusahaan pelayaran serta para nakhoda kapal dapat selalu berkoordinasi dengan Stasiun Radio Pantai Ambon chanel 16 BMKG Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon guna mendapatkan informasi serta perkembangan prakiraan cuaca dan gelombang yang terjadi, agar selalu waspada dan tidak mengambil resiko apabila cuaca buruk. (03)


